Gambar

Sampingan | Posted on by | Meninggalkan komentar

SDIT Harapan Umat: Berbagi Cinta Dengan Sejuta Kurma

Kurma adalah makanan yang sangat bagus bagi kesehatan kita. Ia memiliki kandungan mineral, vitamin dan fosfor cukup tinggi yang bagus bagi kesehatan tubuh kita. Ia menduduki tempat yang istimewa di hati kaum muslimin. Ia adalah dianggap sebagai salah satu makanan yang paling baik yang dinasihatkan oleh Rasulullah SAW:

Salman Ibnu Amir Al-Dhabbi meriwayatkan bahawa Nabi SAW bersabda “Apabila seorang dari kalian berbuka maka hendaklah dia berbuka dengan kurma. Sesungguhnya kurma itu berkah. Dan apabila dia tidak mendapatkan kurma, maka hendaklah dia berbuka dengan air. Sesungguhnya air itu suci. (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

Dari pengamatan penulis, ternyata di daerah Brebes Kurma belum menjadi makanan yang istimewa pada saat Ramadhan. Terbukti pada saat berbuka masyarakat brebes lebih memilih menyerbu makanan-makanan tradisional seperti aneka macam kolak dan es buah sebagai makanan pembukanya. Bahkan di beberapa toko yang menyediakan kurma pun sampai dengan ramadhan hari yang ke 13 ini grafik penjualan kurma biasa-biasa saja dan tidak menunujukkan angka peningkatan yang cukup berarti. Hal ini mungkin karena masyarakat belum begitu paham tentang khasiat dan keberkahan dari makanan yang satu ini.

Untuk itulah di Ramadhan yang penuh dengan keberkahan ini, SD Islam Terpadu Harapan Umat mengadakan program gerakan “Berbagi Cinta Dengan Sejuta Kurma”.
Kegiatan ini diadakan dalam rangka mensosialisasikan dan membudayakkan masyarakat untuk mengkonsumsi kurma sebagai salah satu makanan istimewa dan paling baik seperti yang dinasehatkan oleh Rasulullah SAW, sekaligus juga sebagai sarana untuk menanamkan karakter pendidikan Ramadhan peduli dan berbagi bagi siswa-siswi SDIT Harapan Umat.

Program “Berbagi Cinta Dengan Sejuta Kurma” ini diadakan pada Sabtu (13/8) dalam bentuk pembagian ta’jil kurma kepada masyarakat oleh siswa-siswi SDIT Harapan Umat menjelang jam berbuka puasa di beberapa titik pusat keramaian di Kota Brebes diantaranya di alun-alun pusat kota Brebes, Pasarbatang, Limbangan dan Kompleks Islamic Centre Brebes. Semua siswa nampak bersemangat, antusias dan penuh suka cita dalam melaksanakan kegiatan ini.

Semoga kegiatan yang kami lakukan ini mendapat keridhoan dari Allah SWT. Dan karakter pendidikan Ramadhan berbagi dan peduli tetap hidup di hati anak-anak selepas Ramadhan. Amin (mieh)

Dipublikasi di Diary SDIT Harapan Umat | Meninggalkan komentar

Pawai Tarhib Ramadahn 1432 H

Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, KBIT-TKIT Harapan dan SDIT Harapan Umat yang tergabung dalam Yayasan Harapan Umat mengadakan pawai tarhib Ramadahan pada hari Jumat (29/7). Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 500 siswa, guru, staff dan orang tua murid.

Pawai dalam rangka tarhib Ramadhan ini start dari MI Islamiyah Pasarbatang dan finish di belakang BCA Brebes. Gema harmonisasi suara alat musik, alat tabuh dan sirine yang dibawa oleh semua peserta pawai semakin menambah semaraknya pawai dan menggemparkan sepanjang jalan wilayah kelurahan Pasarbatang. Semua peserta pawai mulai dari anak-anak usia 1,7 tahun sampai orang tua nampak ceria menyambut kedatangan bulan Ramadahan. Nampak terdengar suara riang….Sahuuur….sahuuurr….sahuuuurr…sahuuur….dari anak-anak penuh dengan ceria. Dalam pawai tersebut juga dibagi sekita 1000 eksemplar Jadual Imsakiyyah dari Yayasan Harapan Umat.

Menurut Kepala SDIT Harapan Umat, kegiatan ini adalah program kegiatan tahunan KBIT-TKIT Harapan dan SDIT Harapan Umat yang diadakan dalam rangka mengabarkan dan mengingatkan masyarakat bahwa sebentar lagi akan datang bulan yang sangat mulia, yaitu bulan Ramadhan agar kita bisa mempersiapkan diri sebelumnya. Tarhib menyambut datangnya bulan Ramadhan sepertinya masih belum membudaya di masyarakat Brebes, jadi kami dari warga KBIT-TKIT Harapan dan SDIT Harapan Umat beserta dengan orang tua siswa dan staff Yayasan Harapan Umat mencoba untuk membudayakan kegiatan tarhib menjelang Ramadhan.

Kegiatan ini diakhiri dengan doa penutup dan finish di belakang BCA Brebes pukul 10.30 WIB. Nampak senyum dan aura keceriaan di setiap raut wajah peserta pawai. Raut wajah kegembiraan dan kerinduan akan datangnya bulan suci Ramadhan. (mieh)

Dipublikasi di Diary SDIT Harapan Umat | Meninggalkan komentar

Latihan Pramuka Bersama SDIT Harapan Umat dengan KODIM 0713 Brebes

Sabtu (30/4) anak-anak siaga delegasi SDIT Harapan Umat begitu bersemangat untuk mengikuti kegiatan latihan pramuka Saka Wira Kartika bersama dengan Komando Distrik Militer 0713 Brebes. Mereka sudah siap di MAKODIM 0713 Brebes untuk mengikuti apel pembukaan bersama sejak pukul 06.30.

Kegiatan ini diikuti oleh 200 pramuka dari berbagai jenjang dari perwakilan sekolah-sekolah se kabupaten Brebes. Mulai dari siaga sampai dengan pramuka penegak. Dalam latihan bersama ini anak-anak mendapatkan materi dan outbond tentang kepramukaan, navigasi darat, pertolongan pertama pada kecelakaan, pioneering, bintal trajuang, survival dan mountenering. Kegiatan latihan bersama ini dipimpin langsung oleh satuan dari MAKODIM 0713. Dari beberapa materi tersebut dibagi kedalam beberapa POS diantaranya untuk Pos Navrat(Navigasi Darat) di Lapangan Tenis Makodim dengan pembina Lettu Arh Hadiriyanto, Longmalap di SDLB Brebes dengan pembina Serka Wijiyanto, Pioneering di Kompleks Islamic Centre dengan pembina Kapten Inf. Sentot P, Bintal Trajuang di Kampus Terpadu SDIT Harapan Umat dengan pembina Kapt.Inf Wahyudin, Pos Survival di Dukuh Sigempol dengan pembina Kapten Inf. Muchtadi dan Pos Mountenering(panjat tebing) di Tower Dukuh Sigempol dengan pembina Sertu Saeful Anwar.

Dalam kesempatan ini seluruh pasukan diberi kesempatan transit di Kampus Terpadu SDIT Harapan Umat untuk istirahat dan sholat berjamaah. Suasana semakin sejuk dan bersemangat ketika ustadz dari Yayasan Harapan Umat, Ustadz Mizan menyampaikan materi ceramahnya tenang iman, takwa dan cinta tanah air. Dalam materi ceramah juangnya, beliau menyampaian pentingnya landasan keimanan dan ketakwaan dalam bela negara untuk menjadikan negeri ini INDONESIA YANG LEBIH BAIK. Pekik takbir dan merdeka dari peserta Saka wira kartika membahana menggetarkan kampus SDIT Harapan Umat. Setelah transit, long march kemudian dilanjutkan menuju ke pantai Randusanga Indah. Anak-anak tanpa kenal lelah mengikuti perjalanan sampai pos terakhir.

Disela-sela istirahat di Kampus SDIT Harapan Umat, Kepala SDIT Harapan Umat, Bu Omih, menyampaikan bahwa tujuan diikutkannya Siswa-siswi SDIT Harapan Umat mengikuti latihan pramuka saka wira kartika bersama dengan KODIM 0713 adalah untuk menanamkan karakter juang dan bela negara sejak dini. Karena anak-anak adalah calon-calon generasi yang akan merubah peradaban Indonesia menuju Indonesia lebih baik dan lebih beradab, jadi harus disiapkan sejak dini. Allahu Akbar…Merdeka!! (Mieh)

Dipublikasi di Program Unggulan | Meninggalkan komentar

Polisi Sahabat Anak, Pelayan Masyarakat

Selama ini sosok POLISI bagi sebagian besar anak adalah menakutkan dan galak. Atau mungkin bagi kita-sebagai orang dewasa- juga mungkin punya building image yang sama terhadap POLISI. Bagi saya sendiri mungkin juga sama, saya selalu merasa deg-degan ketika bertemu dengan sosok polisi di jalan meskipun ketika berkendaraan saya selalu membawa surat-surat yang lengkap.

Disela-sela aktifitas dalam rangka pengawalan sepeda ria SDIT Harapan Umat, saya sempat ngobrol-ngobrol dengan salah satu polisi dari POLSEK Brebes, Pak Hartono, tentang peran, tugas dan fungsi Polisi bagi masyarakat. Beliau menjelaskan “ bu Omih, selama ini mungkin bagi sebagian besar masyarakat polisi adalah sosok yang menakutkan seperti dulu, tapi sekarang ini seiring dengan berpisahnya kesatuan polisi dari tubuh TNI, maka polisi saat ini adalah polisi sipil yang perannya sebagai polisi pelayan dan juga mitra masyarakat. Dan kami juga adalah sahabat bagi anak-anak, kami siap untuk membantu sekolah-sekolah dalam program sosialisasi tentang budaya berlalu lintas ataupun tentang bahaya narkoba. Sehingga anak-anak bisa mulai akrab dan tidak takut dengan polisi sejak kecil. Kami melayani dengan setulus hati…” tambahnya sambil tersenyum. (Wah ternyata polisi juga tidak mau kalah dengan BRI….)

Dalam obrolan tersebut juga disampaikan tentang kiprah mereka dalam masyarakat. Ah, ternyata profesi polisi juga sangat mulia ketika mereka benar-benar mau untuk menjadi polisi sipil yang baik dan menjadi polisi yang “benar-benar polisi” yaitu sebagai abdi dan pelayan masyarakat.
Yah, pada hakekatnya semua profesi dan pekerjaan apabila benar-benar dikerjakan dan dijalani sesuai dengan rambu-rambu agama dan rambu-rambu negara, maka semuanya akan berbuah keberkahan. Semoga.
(Bu Omih)

Dipublikasi di Kiat-kiat | Meninggalkan komentar

Sepeda Ria SDIT Harapan Umat,Melepas Kepenatan Pasca UTS

Sabtu pagi yang cerah (23/04), Kampus SDIT Harapan Umat ramai dengan hiruk-pikuk anak-anak yang bersepeda. Keramaian itu tidak seperti biasanya, dengan wajah yang riang gembira anak-anak membawa sepedanya masing-masing yang sudah dihias dari rumah. Ada yang mengayuh sendiri dari rumah, ada yang dinaikkan becak dan ada pula yang diangkut dengan mobil. Yah, hari ini SDIT Harapan Umat mengadakan kegiatan Sepeda santai untuk melepas kepenatan pasca kegiatan UTS selama dua pekan sebelumnya sekaligus program SDIT Harum in promo. Beberapa anak ayang belum bisa naik sepeda pun turut berpartisipasi dengan naik kendaraan spesial khas brebes “odong-odong”.

Setelah mendapatkan pengarahan Pak Polisi dari Polsek Brebes tentang aturan bersepeda dan berlalu lintas, konvoi sepeda hias SDIT Harapan Umat pun melaju. Mereka begitu bersemangat mengayuh sepedanya masing-masing. Route yang ditempuh anak-anak cukup jauh, mulai dari Kampus SDIT Harapan Umat –sigambir- kemudian ke arah alun-alun kota- kompleks karang birahi dan menuju ke kompleks Islmic centre Brebes untuk kemudian kembali ke Kampus SDIT Harapan Umat. Meskipun cukup jauh anak-anak tetap riang gembira dan bersemangat melalui rute tersebut dengan kawalan ketat dari patroli POLSEK Brebes.

Setelah sampai di sekolah anak-anak pun masih tetap bersemangat karena moment yang ditunggu-tunggu tiba, yaitu pembagian dor prize bagi sepeda hias terbaik. Dalam kesempatan ini pengumuman pemenang disampaikan oleh bu Omih , Kepala SDIT Harapan Umat. Ada 10 sepeda hias terbaik dari semua sepeda yang mengikuti kegiatan ini dan mendapatkan bingkisan spesial dari SDIT Harapan Umat. Acara ditutup dengan doa dan foto bersama dengan Bapak-bapak Pplisi dari Polsek Brebes. Anak-anak begitu bersemangat dan riang karena bisa bersahabat dengan pak Polisi. Sambil bersalaman ada beberapa anak-anak yang nyeletuk “eh, ternyata pak polisi itu baik yah tidak galak..” dan dijawab sama pa polisi “ iya…karena polisi adalah sahabat anak-anak dan masyarakat…”.
Alhamdulillah….. Ya Allah berkahi setiap aktifitas kami. Amin. (Bu Isna)

Dipublikasi di Diary SDIT Harapan Umat | Meninggalkan komentar

Market Day Ala Siswa SDIT Harapan Umat

SDIT Harapan Umat Brebes mengadakan Market Day di kampus Terpadu SDIT Harapan Umat Pasarbatang Brebes pada Kamis, 21 April 2011. Market Day diselenggarakan dalam rangka menghilangkan kepenatan setelah mengikuti UTS semester genap .

Menurut Bu Omih, Kepala SDIT Harapan Umat, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dan menumbuhkan jiwa enterpreneurships kepada anak-anak sejak dini sekaligus untuk menanamkan karakter kewirausahaan kepada anak-anak. Sehingga pada saatnya nanti mereka besar mereka sudah terbiasa dengan hidup berwirausaha.

Sehari sebelumnya plotting kelompok diumumkan dan masing-masing kelompok beserta guru pendamping mengadakan rapat koordinasi kecil untuk menentukan makanan dan barang apa saja yang akan dijual oleh kelompoknya dan konsep warung yang akan dibuat.

Ada 10 warung yang direncanakan yaitu ; warung bakso, warung gorengan, warung jajanan tradisional, warung nasi, warung es, warung buah, warung roti, warung agar-agar, warung siomay, dan warung kletikan.

Hari yang mereka tunggu pun tiba. Market Day dimulai dari pukul 08.00. Bak warung-warung di pasar, proses jual belipun berlangsung dengan tertib. Hampir seluruh makanan laris manis terjual. Tidak sedikit siswa yang menjajakan dagangannya dengan berkeliling menawarkan kepada teman-temannya. Tentu saja ini merupakan pengalaman yang tidak akan mereka dapatkan dari tempat lain. Seluruh siswa menikmati kegiatan tersebut. Meskipun laba yang diperoleh tidak seberapa, semua siswa mengaku senang dengan adanya market day. Alhamdulillah… (Bu Tuti)

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar