PILPRES di Republik SDIT Harapan Umat

Jumat tanggal 1 mei 2009 suasana di Kampus Terpadu SDIT Harapan Umat tampak ramai. Di teras tertulis banyak spanduk-spanduk bertuliskan, ayo pada nyontreng…, pilih sesuai dengan hati Nurani,….dll.
Guru dan anak-anak yang bertugas sebagai petugas pemungutan suara pun nampak sibuk mondar-mandir mempersiapkan logistik pemilu, perlengkapan pemungutan suara, saksi-saksi dari tim sukses masing-masing kandidat dan POLISI Sekolah untuk pengamanan jalannya pemungutan suara.
Setelah semua siswa kumpul, dimulailah proses pemungutan suara untuk memilih Presiden siswa Republik SDIT Harapan Umat.
Sebelum melakukan pencontrengan semua siswa menyerahkan undangan yang telah diberikan oleh KPPS sehari sebelumnya. Kemudian siswa menunggu namanya dipanggil oleh petugas untuk melakukan pencontrengan di dalam bilik suara. Peserta yang telah mencontreng mencelupkan jarinya di bak tinta sebagai bukti sudah memilih.
Setelah semuanya selesai, tepat pukul 10.00 WIB prosesi penghitungan suara pun dimulai. Ketua KPPS membacakan hasil pemungutan suara dengan disaksikan oleh saksi-saksi yang ada. Dari hasil rekapitulasi penghitungan suara diperoleh :
1. Muhammad Farid Abdullah Adhim = 11 suara
2. Mudhofar Zuhdi Tobiin = 23 suara
3. Nabila Rizky Wardiana = 8 suara
4. Alim Furqon = 4 suara
5. Helmi Ananda Ramadhan = 2 suara
Total suara 48.
Alhamdulillah tidak ada yang golput. Semuanya menggunakan hak suaranya.

Dengan demkian yang terpilih sebagai Presiden siswa Republik SDIT Harapan Umat adalah Mudhofar Zuhdi Tobiin dari kelas III. Sang Presiden siswa terpilih diusung oleh anak-anak dengan iringan teriakan “hidup mas za’far…hidup mas za’far”… Semua anak-anak tampak riang dan bersemangat menyaksikan dan mengikuti prosesi tersebut dari awal sampai akhir.

Itulah gambaran suasana demokrasi siswa di SDIT Harapan Umat.
Kegiatan pembelajaran ini bertujuan mengenalkan kepada siswa tentang demokrasi secara langsung. Sebuah metode pengajaran yang aplikatif tentang materi demokrasi. Jadi siswa tidak hanya meghafal teori-teori tentang demokrasi saja, tapi juga praktek secara langsung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s